Kegiatan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh organisasi Garuda 08 berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan Garuda 08.
Dalam sambutannya, Prof. Yuddy menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum Garuda 08, Syamsul Rizal Hasdy, beserta seluruh jajaran pengurus yang telah menggagas kegiatan tersebut.
“Selamat kepada Mas Syamsul dan seluruh pengurus Garuda 08 yang pada hari ini menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT,” ujar Prof. Yuddy di hadapan para undangan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kesehatan serta kekuatan bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar senantiasa diberikan hidayah dan kemudahan dalam memimpin bangsa serta menjalankan berbagai program pembangunan nasional.
Menurutnya, berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah saat ini bertujuan untuk menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi sangat penting agar program-program tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Prof. Yuddy menilai kehadiran Garuda 08 memiliki peran strategis dalam mendukung serta mengawal implementasi program pembangunan di tengah masyarakat. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra yang aktif dalam memastikan berbagai program pemerintah terlaksana dengan baik di lapangan.
“Posisi Garuda 08 sangat penting untuk ikut mengawal dan menyukseskan program-program pembangunan Presiden. Dengan keikhlasan dan kerja bersama, kita bisa memastikan program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Acara buka puasa bersama ini juga diisi dengan doa bersama serta santunan kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus mempererat solidaritas antara tokoh masyarakat, pengurus organisasi, dan generasi muda dalam membangun bangsa yang lebih sejahtera.


